HAKIKAT
KONSELNG
PAPER
disusun guna memenuhi Tugas Mata Kuliah
Dasar-Dasar Konseling
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.pd, Kons.
Drs. Suharso, M.Pd.,Kons.
oleh
Intan
Kumala Sari
(1301414060)
JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015
PENGERTIAN
KONSELING
Prayitno
& Amti, E (1999:99) Secara etimologis, istilah konseling berasal dari
bahasa latin, yaitu “consilium” yang
berarti “dengan” atau “bersama” yang dirangkai dengan “menerima” atau “memahami”.
Sedangkan dalam bahasa Anglo-Section, istilah konseling berasal “sellan” yang berarti “menyerahkan” atau “menyampaikan”.
-(bahwa Prayitno dan Amti mendeskripsikan
konseling dari sisi asal bahasa itu sendiri dengan sekedar artinya. Kata kunci: consilium, bersama, sellan,
menerima, memahami,)
… konseling
adalah kegiatan dimana semua/fakta dikumpulkan dan semua pengalaman siswa
difokuskan pada masalah tertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan,
dimana ia diberi bantuan pribadi dan langsung dalam pemecahan masalah untuk
klien. Konseling harus ditujukkan pada perkembangan yang progresif dari
individu untuk memecahkan masalah-masalahnya sendiri tanpa bantuan. (Jones,
1951) -(Jones memandang bahwa konseling
merupakan kegiatan bantuan kepada klien untuk mengatasi masalah yang
dihadapinya secara mandiri. Kata kunci:
konseling, masalah, perkembangan, bantuan)
… suatu
proses yang terjadi dalam hubungan tatap muka antara seorang individu yang
terganggu oleh karena masalah-masalah yang tidak dapat diatasinya sendiri
dengan seorang pekerja yang profesional, yaitu orang yang telah terlatih dan
berpengalaman membantu orang lain mencapai pemecahan-pemecahan terhadap
berbagai jenis kesulitan pribadi. (Maclean, dalam Shertzer & Stone, 1974). -(menurut
Maclean, konseling merupakan suatu proses dimana klien yang sudah tidak dapat
mengatasi masalahnya sendiri meminta bantuan langsung kepada seseorang yang
ahli dalam memecahkan berbagai jenis kesulitan pribadi. Kata kunci: proses, tatap muka, masalah, professional, membantu,
kesulitan)
… suatu
proses dimana konselor membantu konseli membuat interpretasi-interpretasi
tentang fakta-fakta yang berhubungan dengan pilihan, rencana, atau
penyesuaian-penyesuaian yang perlu dibuatnya. (Smith, dalam Shertzer & Stone, 1974). –(Smith mengidentifikasikan sebuah kata
konseling sebagai proses untuk membantu klien untuk mengungkapkan pandangannya
terhadap apa yang berhubungan dengan rencana, pilihan, atau penyesuaiaan-penyesuaian
lain sesuai dengan kenyataan yang ada. Kata
kunci: proses, konselor, konseli, interpretasi, pilihan, rencana)
Konseling
merupakan suatu proses untuk membantu individu mengatasi hambatan-hambatan
perkembangan dirinya, dan untuk mencapai perkembangan optimal kemampuan pribadi
yang dimilikinya, proses tersebut dapat terjadi setiap waktu. (Division of Conseling Psychology) -(Definisi ini menyatakan bahwa konseling
adalah tempat terjadinya proses memberi bantuan kepada seseorang dalam
mengatasi masalah yang dihadapinya pada saat masa perkembangannya, serta agar
perkembangannya dapat optimal,waktu yang diperlukan tidak menentu. Kata kunci: proses, individu, hambatan,
perkembangan, kemampuan pribadi, waktu)
… suatu
rangkaian pertemuan langsung dengan individu yang ditujukan pada pemberian
bantuan kepadanya untuk dapat menyesuaikan dirinya secara lebih efektif dengan
dirinya sendiri dan dengan lingkungannya. (McDaniel,
1956) –(McDaniel memandang bahwa
konseling merupakan suatu kegiatan dimana seorang individu dan seorang ahli bertemu
untuk membantu individu tersebut agar dapat menyesuaikan diri dengan diri serta
lingkungannya. Kata kunci:
pertemuan, langsung, individu, bantuan, menyesuaikan, efektif, lingkungan)
… proses
dalam mana konselor membantu konseli membuat interpretasi-interpretasi tentang
fakta-fakta yang berhubungan dengan pilihan-pilihan, rencana, atau penyesuaian
yang perlu dibuatnya. (A.C. English, dalam Shertzer
& Stone, 1974)
Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan
secara tatap muka antara dua orang dalam mana konselor melalui hubungan itu
dengan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya, menyediakan situasi
belajar. Dalam hal ini konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya
sekarang, dan kemungkinan keadaannya masa depan yang dapat ia ciptakan dengan
menggunakan potensi yang dimilikinya, demi untuk kesejahteraan pribadi maupun
masyarakat. Lebih lanjut konseli dapat belajar bagaimana memecahkan
masalah-masalah dan menemukan kebutuhan-kebutuhan yang akan datang. (Tolbert,
1959). –(dalam definisi ini, Tolbert
menyatakan bahwa konseling adalah tempat dimana terjadinya sebuah kegiatan
diantara dua orang yang disebut konselor sebagai ahli yang bertugas membantu
seorang individu (klien) memahami dirinya dalam masa kemarin, sekarang maupun
yang akan datang, demi menciptakan kesejahteraan kepada dirinya sendiri maupun
masyarakat dalam membantu mereka dengan keahliannya. Kata kunci: hubungan,
tatap muka, konselor, konseli, potensi, sejahtera)
… membantu
individu agar dapat menyadari dirinya sendiri dan memberikan reaksi terhadap
pengaruh-pengaruh lingkungan yang diterimanya, selanjutnya, membantu yang
bersangkutan menentukan beberapa makna pribadi bagi tingkah laku tersebut dan
mengembangkan serta memperjelas tujuan-tujuan dan nilai-nilai untuk perilaku
dimasa yang akan datang. (Blocher, dalam Shertzer
& Stone, 1974). –(Blocher
mengemukakan bahwa konseling itu sendiri adalah untuk membantu seorang individu
dalam mengenal dirinya sendiri dan dalam berinteraksi dengan lingkungan
sekitarnya agar dapat menerima satu sama lain, serta menentukan apa yang harus
dilakukan individu tesebut untuk masa yang akan datang. Kata kunci: membantu, reaksi, pengaruh, lingkunga, mengembangkan,
tujuan, perilaku)
Konseling
meliputi pemahaman dan hubungan individu untuk mengungkapkan
kebutuhan-kebutuhan, motivasi, dan potensi-potensi yang unik dari individu dan
membantu individu yang bersangkutan untuk mengapresiasi ketiga hal tersebut.
(Bernard & Fullmer, 1969). –(definisi
ini menyebutkan bahwa yang disebut dari konseling yaitu meliputi hal-hal yang
dapat mengungkapkan apa yang ada dalam diri individu yang bersangkutan, yaitu
ada sebuah pemahan serta hubungan antara individu satu dengan lainnya. Kata kunci: konseling, pemahaman,
motivasi, potensi, unik, individu)
… proses
mengenai seseorang individu yang sedang mengalami masalah (klien) dibantu untuk
merasa dan bertingkah laku dalam suasana yang lebih menyenangkan melalui
interaksi dengan seseorang yang tidak bermasalah, yang menyediakan informasi
dan reaksi-reaksi yang merangsang klien untuk mengembangkan tingkah laku yang
memungkinkannya berperan secara lebih efektif bagi dirinya dan linkungannya.
(Lewis, dalam Shertzer & Stone,
1974). –(Definisi konseling ini konseli dimana sebagai orang
yang bermasalah dibantu oleh konselor menyediakan informasi guna pengembangan
perilaku untuk diri dan sosialnya.
Kata kunci: proses,
bantuan, interaksi, informasi, hubungan, individu bermasalah)
Konseling
atau penyuluhan adalah proses
pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli (disebut konselor/pembimbing)
kepada individu yang mengalami sesuatu masalah (disebut konseli) yang bermuara
pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. (Frank Parsons, 1908) –(dalam hal ini Frank Parsons telah menyamakan
konseling dengan penyuluhan yang menurutnya merupakan suatu proses dimana
bantuan diberikan kepada konseli dalam mengatasi masalah yang dialaminya oleh seorang
ahli pembimbing yang disebut dengan konselor. Kata kunci: konseling, penyuluhan, proses, bantuan, ahli, masalah,
klien)
Menurut
Awalya (2013) konseling adalah suatu proses memberi bantuan yang dilakukan
melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (yang disebut konselor) kepada
individu yang sedang mengalami suatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada
teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien. –(menurut beliau bahwa konseling itu proses dalam memberikan bantuan
yang dilakukan seorang ahli dalam mengatasi maslah yang sedang dihadapi pada
seseorang yang membutuhkannya agar dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya
secara mandiri. Kata kunci: proses,
bantuan, konseling, masalah, teratasi)
KESIMPULAN:
Dari berbagai pendapat para ahli dan analisis yang telah dilakukan dapat
disimpulkan bahwa pengertian konseling adalah bantuan secara langsung tatap
muka yang dilakukan oleh seorang ahli/professional yang disebut konselor kepada
individu yang disebut klien atau konseli untuk memperoleh pemahaman diri yang
lebih baik, kemampuan mengontrol diri, dan mengarahkan diri untuk dimanfaatkan
olehnya dalam rangka pemecahan masalah-masalah mendalam yang menyangkut hal-hal
penting tentang klien itu sendiri, serta membantu klien tesebut untuk
merencanakan masa depan sesuai minat dan potensinya.
SUMBER:
Prayitno. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta
Awalya, dkk.
2013. Bimbingan & Konseling. Semarang: UNNES Press
Gunarsa,
singgih D. 2004. Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia